Kebudayaan Malaysia Atau Suku Melayu

Kebudayaan Malaysia Atau Suku Melayu

Kebudayaan Malaysia Atau Suku Melayu

Kebudayaan Malaysia Atau Suku Melayu, – Saat ini populasi penduduk Malaysia terdiri dari lebih 20 juta orang yang merupakan campuran dari berbagai negara. Lokasi Malaysia yang terletak diantara laut China Selatan dan Samudra Hindia telah membuat Malaysia menjadi tempat pertemuan para pedagang serta para turis mulai dari barat sampai timur.

Jadi secara singkat dapat dijelaskan bahwa kebudayaan Malaysia merupakan kebudayaan yang multikultural serta multi ras yang terdiri dari kebudayaan asli Malaysia, kebudayaan China, kebudayaan India, serta kebudayaan dari negara – negara lain yang dibawa oleh penduduk yang saat ini menetap di Malaysia.

Melansir https://christian-mommies.com/ Indonesia, negara dengan jutaan pesona. Keanekaragaman wisata, budaya, suku, bahasa, dan dan segalanya. Kali ini, aku bakalan bahas suku terkenal yang ada di Indonesia, namanya suku Melayu.

Salah satu suku dari 1340 suku yang ada di Indonesia, memiliki ciri khas dan kebudayaannya yang beda dari suku lainnya. Mulai dari kesenian, rumah, kebudayaan, hingga bahasa. Bahkan, konon bahasa Indonesia itu sebagian besar teradopsi dari bahasa Melayu.

Sejarah

Ras Melayu pertama kali datang ke daerah Riau diperkirakan tahun 2.500 SM. Suku yang satu ini berasal dari daratan Asia bagian tengah dan menyeberang dari Semenanjung Malaysia ke daerah Nusantara.

Gelombang kedatangan suku ini yang kedua terjadi pada kira-ra 1.500 SM, dan gelombang kedatangan yang ketiga sekitar tahun 300 SM.

Bisa dikatakan, suku Melayu di daerah Riau merupakan salah satu keturunan migran dari daratan Asia yang migrasi itu.

Sudah menjadi rahasia umum kalau mereka sempat punya beberapa kerajaan, seperti Kandis atau Kuantan, Kesultanan Bintan atau Tumasik, Kriteng atau Inderagin, Gasib atau Siak, Lingga, Malaka, Siak Sri Inderapura, Rokan, Kampar, Pelalawan dan Singingi.

Sekarang populasi mereka diperkirakan kira-kira 1 juta jiwa, tersebar terutama di Provinsi Riau maupun kepulauannya dan disekitar, termasuk Melayu Deli.

Ciri Khas

Suku melayu dikenal orang yang memiliki sopan santun dan ramah pada semua orang. Sikap ini sudah jadi adat suku melayu sejak lama.

Adat istiadat suku melayu dibagi jadi tiga yakni adat yang tidak mampu dirubah karena keputusan agama, adat yang dibuat oleh penguasa, serta adat teradat.

Adat teradat adalah aturan yang ditentukan bersama sebagai pedoman di tiap garis kehidupan penduduk di dalam menghadapi hal dan kasus di lingkungan.

Ciri khas lainnya adalah adalah sebutan saudara di dalam keluarga. Anak pertama dipanggil long atau sulung, anak ke-2 ngah/ongah, di bawahnya dipanggil cik, yang bungsu dipanggil cu/ucu. Biasanya ditambahi dengan ciri fisiknya.

Tarian Adat

Tari Makyong adalah sebuah pertunjukkan khas Melayu, Makyong ditampilkan dalam cerita, bisa juga dibilang dramatari yang punya keunikan tersendiri.

Kemudian Tari Zapin, ditarikan di atas tikar madani dan tikar itu tak boleh bergoyang ataupun bergeser sedikitpun saat menarikan Tarian Zapin. Dan yang meragakannya adalah lelaki saja.

Ada lagi tarian Jogged Lamba, punya gerak cendrung lemah gemulai dengan lagu-lagu yang ditarikan adalah lagu atau irama joget seperti tanjung katung, serampang laut, dan anak kala.

Tari Tandak, berciri khas saling berbalas pantun antara kelompok pria dan wanita. Biasanya ada lagu pantun yang berisikan hal yang ada di bumi atau tentang kehidupan sehari-hari manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *